1. Penginapan

Wisatawan biasanya menginap di rumah Godang Melayu. Apabila jumlahnya berlebih, rumah godang lainnya sejumlah 19 buah siap menampung wisatawan lainnya.

  • Fasilitas Makan dan Minum

Fasilitas makan minum terdapat di sepanjang jalan lintas sumatera hingga ke sekitar rumah godang. Apabila tamu menginap dalam jumlah banyak, tuan rumah biasanya akan menyediakan makanan sesuai dengan permintaan tamu. Makanan khas yang disajikan adalah gulai cabodak (gulai cempedak), gulai rebung dengan ayam, gulai kentang dengan ayam, samabl karambial ikan bili, dan goreang kambulu ayam (goreng ikan asin).

  • Fasilitas umum lainnya

Fasilitas toilet umum terdapat di sekitar masjid, sumur bor umum, serta di dekat rumah penyimpanan jalur. Air yang digunakan sehari-hari oleh warga berasal dari sumur bor yang disediakan oleh pemerintah kabupaten. Di dalam lingkungan masjid tua, terdapat kolam yang biasanya digunakan untuk wudhu. Kualitas airnya sangat jernih dan tawar rasanya. Namun ada juga warga yang menggunakan air sunga Rambai untuk keperluan mandi dan mencuci.

Desa ini memiliki 1 buah masjid dan 5 buah mushola yang dapat diakses secara bebas oleh wisatawan. Tidak tersedia gereja dan rumah peribadatan agama lain sebab mayoritas penduduk Desa Koto Sentajo beragama Islam. Selain itu, kawasan desa ini. adapun fasilitas pendidikan tersedia mulai jenjang PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Tingkat Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas. Desa ini telah dialiri listrik oleh PLN, sehingga ramai di malam hari. Jaringan telekomunikasi sangat terbuka dengan kualitas signal yang sangat baik.

  • Aksessibilitas Di Desa Koto Sentajo

Akses menuju Desa Koto Sentajo dapat ditempuh melalui rute Pekanbaru—Taluk Kuantan dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tarif angkutan travel secara umum berkisar Rp. 100.000,–. Selanjutnya, wisatawan dapat menggunakan jasa angkutan umum dari Taluk Kuantan—Koto Sentajo dengan ongkos Rp. 10.000,–  atau dengan ojek motor dengan tarif yang relatif sama. Jalan menuju Koto Sentajo sudah beraspal. Dari jalan utama lintas sumatera barat, wisatawan akan diajak memasuki jalan kecamatan yang dipenuhi kebun karet dan sawit di kanan kiri jalan. Sesaat sebelum memasuki desa, jalan aspal agak bergelombang sebab membelah hutan lindung milik Perhutani. Meskipun terdapat pos Polisi Hutan, tetapi jalanan terasa sepi, apalagi saat malam hari. Untuk itu disarankan agar pengunjung membawa ban serep, atau jika memungkinkan menghindari perjalanan malam untuk mengantisipasi ban bocor atau kendaraan macet di dalam kawasan hutan. Menurut cerita penduduk, masih sering dijumpai harimau sumatera berkeliaran di kawasn ini hingga masuk ke permukiman warga. Oleh sebab itu, tindakan preventif harus dipersiapkan secara pribadi.  Secara ringkas, jarak tempuh menuju desa Koto Sentajo disampaikan sebagai berikut.

Orbitasi Desa Koto Sentajo

ORBITASIJARAK (KM)
Koto Sentajo – pusat kecamatan0,5
Koto Sentajo – pusat kota7
Koto Sentajo- pusat provinsi175